Kamis, 02 April 2020

BUTA AKSARA TIDAK BUTA UANG


BUTA AKSARA TIDAK BUTA UANG










Nicky Astria:Uang
“Uang”
Singgel oleh Nicky Astria
thumb|Nicky Astria:Uang
Tak pandang di mana saja,
di seluruh dunia ini...uh
Tak habis orang bicara,
tak henti orang berdiskusi
uh...uh...

Tiada bukan, tiada lain
mereka mencari cara tepat
untuk mendapatkan uang
oh...uang...
oh...lagi-lagi uang

Memang uang bisa bikin
orang senang bukan kepalang uh...
Namun uang bisa juga
bikin orang mabuk kepayang uh...
Lupa sahabat, lupa kerabat
lupa saudara,
mungkin juga lupa ingatan
oh...uang...
oh...lagi-lagi uang

Uang bisa bikin orang
senang tiada kepalang
Uang bikin mabuk kepayang uh...

seuntai lirik lagu
“Uang”
Singgel oleh Nicky Astria

Saya coba tampilkan untuk kita lebih memahami tentang uang, ya “UANG” dimana saja diseluruh dunia dari jaman purba atau pra sejarah hingga sekarang selalu ada “Uang” sebagai alat untuk melakukan transaksi.
Pada jaman purba orang melakukan transaksi atau jual beli dengan barter artinya uang pada jaman itu adalah suatu barang yang menjadi kebutuhan orang lain. Namun seiring perkembangan jaman sekarang uang dibuat atau dicetak sesuai dengan ketentuan negara masing-masing, sehingga masing-masing negara memberikan nama dari identitas uang. Seperti Indonenia Rupiah, Malaysia Ringgit
Kalau dari jenisnya dapat dikelompokkan

a.       Uang Kartal

Uang kartal merupakan uang yang digunakan secara umum dalam transaksi sehari-hari. Uang kartal terdiri atas uang kertas dan uang logam.
Uang kertas merupakan uang yang terbuat dari bahan kertas yang tidak mudah rusak, dilengkapi dengan ciri-ciri tertentu untuk menghindari pemalsuan, dan memudahkan orang untuk mengenalinya, termasuk para tunanetra.
Uang logam terbuat dari logam seperti aluminium, nikel, tembaga, dan kuningan.

b. Uang Giral

Uang giral merupakan alat pembayaran sah yang dikeluarkan oleh bank umum. Uang giral muncul untuk mempermudah transaksi dalam jumlah besar sehingga orang tidak perlu menggunakan uang kartal karena lebih berisiko.
Misalnya, seorang pengusaha harus membayar bahan baku sebesar sepuluh juta rupiah. Jumlah tersebut cukup besar dan berisiko jika dibawa langsung.
Sebagai gantinya, pengusaha itu menggunakan alat pembayaran yang berupa uang giral. Untuk menggunakan uang giral, pengusaha tersebut harus mempunyai rekening di bank.
Namun siapa sangka bahwa uang yang bisa membuat orang mabuk kepayang bahkan bisa lupa sanak saudara. Tidak ada orang yang buta akan uang khususnya uang giral meskipun ia termasuk buta aksara.
Coba kita lihat para orang-orang yang buta aksara mereka tetap tahu berapa nominal uang giral itu, bahkan dalam bertransaksi mereka juga dapat menghitung berapa yang harus dibayar juga berapa uang kembaliannya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

PERKENALAN KEPALA SEKOLAH PADA MPLS

KEPALA SMAN 1 ALALAK Nama                          : Drs. Rusmin, M.A.P NIP                             : 19660520199203101...